TRIBUNVIDEO.COM - Saksikan live streaming momen bebas penjara Basuki Tjahaja Purnama lewat akun Youtube resmi "Panggil Saya BTP" Kamis, 24 Januari 2019.. Rencana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar siaran langsung bakal ditayangkan di akun Youtube resmi milik Ahok. Dalam sebuah postingan di Instagram, dengan nama akun @basukibtp memosting
Fitnahkeji musiman tersebut dikeluhkan oleh Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun dan diluruskan, karena yang terjadi sesungguhnya tidaklah seperti yang difitnahkan oleh lawan politik prabowo. “Prabowo itu salah satu yang diperintah, jadi ada beberapa satuan yang diperintah untuk mengantisipasi kelompok2 aktivis pada tahun 1997,” kata Cak Nun.
Bisniscom, JAKARTA - Hari ini, Rabu (27/5/2020), Muhammad Ainun Nadjib atau Emha Ainun Nadjib atau biasa disapa Cak Nun merayakan ulang tahun ke-67.Warganet atau netizen pun meramaikan tagar #67TahunCakNun disertai dengan kata-kata mutiara yang ditujukan kepada penggagas Jamaah Maiyah ini.. Cak Nun lahir di Jombang, Jawa Timur, 27
SujiwoTejo: "Saya Gurunya Cak Nun" Dalam sebuah kesempatan forum Kenduri Cinta, Sujiwo Tejo mengklaim diri sebagai gurunya Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun. Forum lintas iman dan lintas
Sejakera Presiden Soeharto hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, telah terjadi kesepahaman antara pemerintah (dalam hal ini Kementerian Luar Negeri) dengan Komisi I DPR bahwa jumlah Duta Besar non karir dalam setiap periode adalah hanya pada kisaran 10%-15% dari jumlah duta besar.
Durenala Cak Farhan :”Belahlah duren dengan Akas lan Temen”. Duren menurut Cak Imin :”Lupakan saja soal kardus duren itu, yang penting isinya, kan”.. hahahahaha Duren menurut Marto :”Karena duren ini adalah barang bukti, maka tadi siapa yang telah menghabiskannya akan ditangkap dengan tuduhan penghilangan barang bukti”.
Sebelumsaya bicara tentang penyelesaian kasus Ahok yang dituduh melakukan penistaan terhadap agama Islam, maka saya akan mencoba memberikan contoh taktik yang diterapkan Lapindo dalam menghadapi aksi-aksi para korban Lapindo dan cara menghadapi “serangan-serangan” berita media massa. (Cak Nun). GKLL dipimpin oleh orang bernama Joko
DuluCak Nun sudah memperingatkan ini tentang kebenaran, waktu demo 2017 demo Ahok, versi kebenaran di kemukakan ada 3, dan udah 3 tahun ini ternyata masih ingat, versi dirinya, versi kelompok/global, kebenaran versi hakiki, orang berargumen menguji kebenaran memang harus kritis tidak dengan emosi, tapi kalo ditarik benang merahnya, porsi yg
t3LD76I. Selasa, 29 November 2016 WAJIB LIHAT!!! CAK NUN MENGUNGKAP FAKTA KEJADIAN DI BALIK DEMO AHOK !!! Diposting oleh Paulus hobeng di Tidak ada komentar Posting Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan Posting Komentar Atom
Cak Nun menunjukkan kelasnya sebagai budayawan yang tidak takut bersuara. Ia tegas menyematkan 2 gelar buruk yang selama ini diperankan oleh Ahok dan membeberkan perannya dalam berbagai proyek siluman di negeri ini. Cak Nun ilustrasi-Harian Indo Budayawan kondang Emha Ainun Najib alias Cak Nun menunjukkan posisinya dalam gelaran Pilkada DKI Jakarta, Rabu, 15 Februari 2017 esok. Penulis buku Slilit Sang Kiai ini tegas menyematkan 2 gelar buruk untuk Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan mengungkap perannya dalam berbagai proyek yang menggerogoti bangsa Indonesia ini. Mulut Bensin "Nah, kalau pilih cagub, jangan yang mulutnya bensin," ujar Cak Nun yang disambut tawa para hadirin. Menurut Cak Nun, mulut bensin ini bisa mengakibatkan terbakarnya kedamaian dan kesantunan yang terjalin lama di bumi Nusantara ini. Cak Nun juga mengingatkan agar warga Jakarta mampu melalui ujian pemilihan cagub dan cawagub, sebab hal itu tak ubahnya check point saat seseorang hendak masuk ke SMA. Dengan tegas, Cak Nun juga menyematkan gelar gobl*k bagi warga DKI Jakarta yang salah pilih dengan mencoblos si mulut bensin. Dalam acara yang lain, Cak Nun menegaskan peran Ahok dalam berbagai proyek di DKI Jakarta. Ia menyebut, Ahok merupakan koordinator lapangan yang memilik bos-bos besar di belakangnya. "Ahok ini kan korlapnya," tegas Cak Nun, tanpa takut. Ia juga menjelaskan, pihak pengembang dan para bosa besar itu akan menanggung rugi ratusan bahkan ribuan triliun jika Ahok tidak terpilih sebagai Gubernur di DKI Jakarta. Dengan demikian, para pengembang dan bos besar mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi menangnya cagub yang resmi dinyatakan sebagai terdakwa dalam dugaan kasus penistaan agama ini. [Om Pir/Tarbawia]
SOLO - Ada momen kocak yang terjadi saat Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto bersua Cak Prabowo Subianto menghadiri acara doa bersama Cak Nun & Kiai Kanjeng pada Selasa, 27 Desember 2022. Prabowo menyampaikan pidato dengan berbagai tema, salah satunya tentang bagaimana Presiden Joko Widodo sedang berjuang untuk membuat rakyat pidatonya, Prabowo juga mengakui kualitas Jokowi yang sempat menjadi rivalnya di Pemilu sebelumnya. "Pemerintahan yang dipimpin Pak Jokowi ini, saya sangat mendukung," ujar Prabowo."Dulu saya rivalnya Pak Jokowi, gini-gini saja calon Presiden. Meski gak jadi tapi lumayan Menteri Pertahanan sekarang."Prabowo kemudian menjelaskan mengapa dirinya yang semula menjadi oposisi berubah menjadi koalisi. Menurut Pak Menhan, hal tersebut lantaran Indonesia menganut asas kekeluargaan."Saya keliling seluruh dunia, mereka kaget, mereka tidak paham, kok bisa dulu rival sekarang jadi anak buah. Kenapa? ya karena bangsa Indonesia mengutamakan kekeluargaan," katanyaKomentar Cak NunSetelah selesai pidato, Cak Nun dan Prabowo sedikit berbincang-bincang. Dalam perbincangan tersebut, Cak Nun mengungkit kembali momen pilpres saat Prabowo Subianto kalah dari Joko Nun bahkan menyebut tentang manipulasi penghitungan suara."Kita hormati beliau datang ke sini, apalagi dengan pengingat tonggak trowulan dulu pernah bikin, 4000 orang kumpul di istana Mojopahit. Itu tahun 2014 menjelang pilpres dia akan menang tapi dimanipulasi," kata Can sedikit panik, Prabowo kemudian memberikan lambaian tangan simbol ketidaksetujuan."Saudara-saudara sekalian, yang penting Indonesia bersatu," kata Prabowo yang kemudian ditimpali Cak Nun "Ya kalau sejak dulu begitu, gak usah nyapres aja".Komentar Cak Nun ini disusul dengan gelak tawa hadirin yang datang. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Editor Hesti Puji Lestari Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam